Tampilkan postingan dengan label wonogiri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wonogiri. Tampilkan semua postingan

Rabu, Januari 13, 2010

Satu Langkah Prestasi Desa Pule "Bebas Dari Buang Air Besar Di Sembarang Tempat"



Satu langkah prestasi telah ditunjukkan oleh Desa Pule Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri. Pada Selasa, 12 Januari 2010 telah dilakukan pencanangan Desa Pule "Bebas dari buang air besar di sembarang tempat (ODF/open defecation free)" oleh Bupati Wonogiri Begug Poernomosidi di Balai Desa Pule Kecamatan Selogiri. Acara ini dihadiri oleh Direktur Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan Dr. Sholah Imari, M.Sc, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, segenap Muspida Wonogiri, Kepala SKPD Kabupaten Wonogiri, Camat, Kepala Puskesmas, Kepala Desa, pengelola UKS se Wonogiri serta siswa SD setempat. Sambutan disampaikan oleh Direktur Penyehatan Lingkungan, yang memberikan penghargaan kepada warga desa Pule yang telah melakukan upaya pencegahan terhadap timbulanya/penularan mencret/Diare dan harapan agar program sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) yang telah dikembangkan oleh Puskesmas Selogiri agar ditingkatkan pada pilar STMB lainnya.


Setelah memberikan pengarahan Bupati Wonogiri melakukan penandatanganan prasasti Desa Pule telah bebas dari buang air besar di sembarang tempat. Bupati memberikan penghargaan yang setinggi - tingginya kepada warga desa Pule terlebih kepada Bapak Mulyadi sebagai mantan kepala desa Pule yang telah menjabat 32 tahun sebagai kepala desa. Gebrakan agar setiap keluarga memiliki jamban dilakukan dengan adanya peraturan desa tentang kepemilikan jamban keluarga.

Saat ini dari 956 rumah yang ada, telah memiliki jamban closet sebanyak 946 buah, cemplung 10 buah.
Usulan desa ODF ini dari kepala desa setelah dilakukan pendataan oleh sanitarian Puskesmas, Pembina wilayah desa dan perangkat desa.

Selasa, November 24, 2009

Menuju Wonogiri Bebas Dari Buang Air Besar Di Sembarang Tempat

CLTS merupakan salah satu metode pemberdayaan untuk merubah perilaku masyarakat yang diprakarsasi dan dipimpin masyarakat sendiri tanpa subsidi dari pemerintah. Metode ini merupakan salah satu metode yang dikembangkan di Kabupaten Wonogiri sejak tahun 2005, sejalan dengan pelaksanaan Desa Sehat melalui Gerbang Perdesaan yang semuanya bertujuan menciptakan Wonogiri Sehat 2010.
Untuk mencapai target Wonogiri Sehat 2010 langkah awal dimulai dengan penyusunan Rancangan Target 10 tahun MDGs. Tahun 2005 – 2015. Dimana Exiting tahun 2005 sarana Jaga 73 % dengan Asumsi target tambahan sebesar 1 % total akses tahun 2015 adalah 87 %. Dengan melalui pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) sebagai salah satu pendekatan perubahan perilaku melalui metode pemicuan terhadap aspek rasa Jijik, rasa malu, harga diri dan aspek agama. Pencapaian realisasi target cakupan Jaga tahun 2009 sebesar 78,3 % dimana 19 wilayah Puskesmas pencapaiannya sudah diatas 80%.dan 41 Desa sudah menyatakan bebas BAB sembarangan (ODF)
Program STBM di Kabupaten Wonogiri tidak akan berhenti setelah berhasil membuat beberapa Desa bebas dari perilaku Buang Air Besar Sembarangan. Kabupaten Wonogiri memiliki Visi untuk menjadikan Kabupaten ini bebas BAB sembarangan pada tahun 2012. sumber.Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri